Kategori Arsip: SMS - Halaman 2

nature'way

 Menulis haiku versi bahasa Ingris dengan patokan 5-7-5, baris pertama 5 suku-kata, baris kedua 7 suku-kata dan baris ketiga 5 suku-kata

 

 

birds flocked together

of the same feathers of course

nature’s way at work

——————————–

seagulls at the beach

picking up food left behind

nature’s way of cleaning

 ——————————

 

MangSi 01/07

Luka dari Surga

luka dari surga
setangkup madah ganjil
dalam genggamanku
aksara langit mengais puisi
dan keabadian
tenggelam dalam darahku
"aku hanya pemangku fana!"

081553979xxx

Tahun Baru

tahun baru
bagai sebuah taman
menunggu cinta dan senandung cita yang tumbuh
sambutlah harum asa :
semerbak ke pelosok-pelosok batin kita

sugeng warsa enggal

 

 

081553979xxx 

Rindu Jamah-Mu

 

kupasung lena pada mimpi hati
yang senantiasa  dikhianati
kisahku: akan tetap sebuah
bumerang menghunus diamdiam
Ah! kupinjam sajak kematian

Cinta 

081553979xxx 

Pantai Di Sepanjang Dermaga

Pantai di sepanjang dermaga ; dia berlabuh
mengambil senja dan jeritan;
yang melayang disetiap nadi kanvas;buminya;
memanjang-manjang: akhirnya lenyap;
di pagi jendela itu

Di sepanjang dermaga:
dia menggumam;
bertanya pada karang dan tirai waktu ;
di pagi jendela itu

Dermaga suram ;
yang terbentang di bawah tempat tidurmu

 

081317428xxx
 

Pasongsongan

lelaki itu memeluk karang menjulang di balik dadanya
lautan hitam kapalkapal menarik jangkar
dari kepalanya

di utara nelayan pasongsongan
berpose di atas gelombang
sembari meregangkan tali ototnya
mengayuh kemudi ke lepas laut

meninggalkan bisingpantai dan aroma berak
terbakar amis pindang dan cakalang

layar dibuka angin bersorak
perahu bergerakpasirpasir bukit di selatan
melambailambai.

Dan lelaki itu mengepalkan tangan di antara kaki
angin yang kian kencang mengangkang

berkejaran antara hati dan gelombang
Antara keberuntungan dan kemalangan
ke laut atas
ke batas tahmit
ke atas tahmit

lakilaki itu menembus kedalaman
diantara gaduh terumbu malam
dan gemuruh keikhlasan

081703634xxx
 

Sereal Tentang Kemarin

"apa sereal hari ini ma?"; aku bertanya pada ibuku;
yang sedang menghadapi dapurnya:
yang sedang bergayut pada keraguannya;
dinding jam memukul-mukul mentari di kningku:
mengingatkanku pada  sarapan yang kemarin;
sarapan yang kemarin lebih indah ;
ibuku membuat burger dengan saus tiram kamarku;
membuatnya laind ari pizza apapun yang ada di utara tempat tidurmu;
aku lapar; setelah bangun dari kilauan piringku, aku lapar;

"apa sereal hari ini ma?"; tanyaku lagi;
iapun menoleh dari dapurnya;
tangannya memegang detik waktu:
yang terus mengitari kipas angin yang menyala did epanku:
walaupun udara di luar semanis roti yang dipanggang dalam kebenciannya,
tapi kipas itu terus menggumam:
terus mengigau; hingga susuku tumpah; memenuhi langit yang bersembunyi di seragamku

"apa sereal hari ini ma?"
namun ia tak menjawabku:
hanya riak dan derit takdir saja yang

 

081317428xxx
 

Duka

Dunia tanpa cahaya,
mengapa kau tak beranjak
dari ujung bulu mata yang basah

 

081368236xxx

Hujan Ledak

hujan ledak
requiem malam jadi caci
tak ruap sahaja keheningan
renung semata bisu :
sekarat sudah 

 

081553979xxx 

Setitik Air

 

setitik air
dari seranting
walau sedikit
memberi makna