Lahir di Solo, 15 September 1967. Lulus dari Jurusan Sastra Indonesia FSUI tahun 1993. Beberapa puisinya telah diterbitkan dalam antologi puisi Bisikan Kata, Teriakan Kota (Ygyakarta : Dewan kesenian jakarta dan Bentang, 2003), Ini Sirkus Senyum (Yogyakarta: BUmi Manusia, 2002), dan Grafitti Gratitude (Bandung: angkasa 2001). Kumpulan Puisi pertamanya , Menjelma Rahwana (Jakarta: Komunitas Bambu, 1999)
Kategori Arsip: Biografi Penyair
Arif B. Prasetyo
Lahir pada tahun 1971 di Maidun, tumbuh di Surabaya, kini menetap di Denpasar. Menulis puisi, esai, kritik, ulasan seni dan terjemahan. Pada tahun 1999 mengikuti program Majelis Sastra Asia tenggara ,, dan pada tahun 2002 mengikuti International Writing Program di University of Iowa, Iowa City. Amerika Serikat. Bukunya yang telah terbit adalah Mahasukka (2000), Mangu Putra: Nature, Culture, tension (2000), Istri: Sebuah novel Bharati Mukherjee (2001), Melampaui Rupa (2001) dan Octavio Pas : Puisi dan Esai terpilih (2002)
Indra Tjahyadi
Lahir di Jakarta 21 Juni 1974. Alumnus Fak. Sastra Unair (2003). Menulis puisi, cerpen, dan esai, juga menterjemahkan karya-karya berbahasa asing. Karya-karyanya yang etrmuat di Horison, Kompas, Sastra, Puitika, Jurnal Puisi, Media Indonesia, Kidung, Republika, dan lain-lain. Sejumlah puisinya masuk dalam antologi bersama : Upacara Menjadi tanah (1996), Luka Waktu (TBJ, 1998), Penunggang Lembu yang Ganjil (DKS, 2000), Gelak Esai dan Ombak SAjak (Kompas, 2001), Hijau Kelon & Puisi 2002 (Kompas, 2002) dan manifesto Surrealisme (FS3LP,2002). Pada tahun 1997, kumpulan puisinya yang berjudul Yang Berlari Sepanjang Gerimis memenangkan juara I Lomba Cipta Puisi Kampus nasional yang diselenggarakan oleh UI. Beberapa puisinya juga termuat di Big Lick Literary review : A Multicultural Arts Ezine yang diterbitkan di Roanoke, Virgia USA dan Conestoga Literary Journal.
Tjahyono Widijanto
Lahir di Ngawi, 18 April 1969. Meneyelsaikan sarjananya di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Malang tahun 1992. Tulisan-tulisannya berupa puisi dan esais astra budaya, serta sosial pendidikan, dimuat di berbeagai media masa penting di Indonesia antara lain : Jurnal Ulumul Qur’an, Horison, media indonesia, Kompas, Pikiran Rakyat, Suara Pembaharuan, Jawa Pos, Jurnal Puisi, Jurnal Perisa, Dewan bahasa dan Pustaka Malaysia, dan lain-lain. Antologi puisi tunggalnya : Monolog Ibu (1990), Ekstase Jemari (1995) dan Dunia Tanpa Alamat (DKJT, 2003). Buku-buku lain yang memuat puisinya antara lain : Improvisasi Retak (1995), Bapaku Telah Pergi (1995), Negeri Bayang-Bayang (Festival Seni Surabaya, 1996), Mimbar Penyair Abad 21 (Balai Pustaka, 1996), Gerbang (Pustaka Pelajar, Yogyakarta), Memo Putih (DKJT, 2000), Angkatan 2000 dalam SAstra Indonesia, Keajaiban Bulan Ungu (DKS, 2000). Selain juga menulis juga menjadi guru di Ngawi. Sementara menetap di kampung halamannya Ngawi : Jl. Hasanuddin Gg. Cimanuk no. 1 A Ngawi.
W Haryanto
Lahir di Surabaya 14 Oktober 1972.Menamatkan studinya di Fakultas Sastra Unair. Menulis puisi, esei, cerpen dan sejumlah naskah lakon. Aktif dipelbagai kerja seni, sebagai Komite Sastra Dewan Kesenian Jawa Timur, sebagai penata artistik dan penulis naskah di Teater Gapus dan teater Koe-Tjing, teater Mo-ment, sebagai redaktur budaya di majalah Retorika (Fisip Unair), sebagai redaktur di Jurnal Anarki.
Gus tf Sakai
Gus tf Sakai, lahir pada tanggal 13 Agustus 1965 di Payakumbuh Sumatera Barat. Ia menamatkan studinya di Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Padang. Mulai menulis prosa pada usia 13 tahun sejak sebuah cerpennya memenangkan hadiah pertama pada sebuah lomba penulisan cerpen. Hingga sekarang ia telah menyelesaikan 2 novel, 7 novelet, dan 18 cerpennya memperoleh penghargaan yang diselenggarakan oleh berbagai media seperti majalah Anita, Femina, Gadis, Hai, Kartini, Matra dan harian Kompas. Dua bukunya yang diterbitkan oleh Gramedia berjudul Kemilau Cahaya dan Perempuan Buta (1999) dan Tiga Cinta, ibu (2002)
Eka Budianta
Sihar Ramses Simatupang
Lahir di Jakarta, 1 Oktober 1974. Lulusan Sastra Indonesia Universitas Airlangga. Pernah tergabung dalam Komunitas Gapus Surabaya dan kini di Rumpun Jerami Jakarta. Terbitan buku tunggalnya antara lain Kumpulan Puisi "Metafora Para Pendosa", kumpulan cerpen "Narasi Seorang Pembunuh" dan novel "LORCA- Memoar Penjahat tak DIkenal". beberapa waktu ini sedang menyiapkan novel keduanya tentang pra-1998, "Misteri Lukisan Nabilla Pasha".
Saut Situmorang
Lahir di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, 29 Juni 1966. Alumnus jurusan Sastra Ingris di Victoria University of Wellington, Selandia Baru. Kini mengajar di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Kumpulan puisinya, Saut Kecil Bicara dengan Tuhan. Editor buku kumpulan esai Cyber Graffiti : Polemik SAstra Cyberpunk (2004)
Emong Soewandi
Emong Soewandi adalah nama pena dari Firmansyah. Lahir di Curup. Alumni FKIP Universitas Bengkulu. GUru Bahasa dan Sastra Indonesia di SLTP Negeri 2 Kepahiang. Kumpulan tulisannya pernah diterbitkan oleh UPT Perpustakaan UNIB, tahun 1995. Antologi puisinya Riak I (1992), Riak II (1992), Riak III (1993), Monolog (1993) dan Besurek (1994) dterbitkan oleh Forum Sastra Bengkulu. Ia juga menulis buku Perjuangan Rakyat Rejang (2001).
Lahir tahun 1956, seorang penyair Indonesia dibesarkan di Malang, Jawa Timur. Beberapa buku puisinya antara lain : Rumahku Dunia, Masih bersama Langit, dan Rumah Sejati.