Gugur embun di kelopak anggrek : kemarilah,
lelakiku dalam tetabuhan lagu angin yang bergetar
membadaikan rindu dari fanah gairah.biarkan
melipur musim cinta yang tak lagi
punya wangi langit senja hari.
di gigir harapan yang getas,
barangkali sebilah hati akan datang
pada lubuk puisi paling pencil
081553979xxx
Sujud-sujud malam menjaring firman Tuhan
dan puasa ini membasuh seluruh khilaf
lebur dari urat-urat nafas yang gemetar
demikian khidmat dan kudus
tak ada nafsu dan kesombongan
selain benih ruh yang disucikan cahaya fitri
dan usiaku jadi luluh. tak ada yang begitu maha
menimpakan sejatinya hidayah
hanya sang Esa
081553979xxx
Ketika larut menguruk cahaya wajah bunda
aku menadah keping bintang jatuh
dalam terik mimpi; kenangan kanak-kanakku membenihi
kegirangan sebuah permainan
fana!
fati : 081553979xxx
malam ke sekian,
aku lukis benci pada pertemuan ombak dan pasir,
sisa risik hujan, juga wajah-wajah lengang nelayan
sajak-sajak berpulang tanpa arti,
para pecinta tak memiliki mimpi
beratur-ratus
di sebalik sunyi,
denyar hati pecah
keterpurukan jadi mahir
mengakrabi
081553979xxx
dan bumiku, sejuta lahat yang paling caci
memendam genang dosa
: telah tiada berkah
tergerus dalam liang nadi
ah, demikian pencil!
081553979xxx
Bias senyummu
menampar
beringas
ke nafas waktu
Sumenep, 2005
081803149xxx
mengeja kenangan adalah mengoyak ingatan
tentang usia yang terlalu alpa
sesat menghamba pada lena mimpi
yang sekarat
di gigir pengharapan
cabik sudah ketegaran
081553979xxx
Ini cinta kesekian
dengan apa kulengkapi tangisannya
menjelmakannya jadi setangkup embun
ya! lelaki dengan 13 larik pelangi
menadah gaduh hati
berapa syair sepi lagi harus kubasuh
sampai tandas sekujur kebergairahan
081553979xxx
Diskusi
22 pekan 10 jam lalu
22 pekan 10 jam lalu
24 pekan 6 hari lalu
24 pekan 6 hari lalu
30 pekan 6 hari lalu
34 pekan 1 hari lalu
34 pekan 6 hari lalu
36 pekan 4 hari lalu
38 pekan 1 hari lalu
40 pekan 3 hari lalu