Jika kau telah lelah disakiti
Menangislah sejenak
Kau sedang disayangi
Jika kau telah lelah menyakiti
Bernafaslah sejenak
Kau sedang menyayangi
Heninglah dalam damai
Diamlah
Lalu belajarlah mencinta yang dicipta
Atas nama Penciptanya
Bukankah terkadang
Orang yang sering membuat kita tersakiti
Justru yang paling menyayangi
Bukankah bukan rahasia lagi
Orang yang ingin kita sakiti
Kadang juga yang paling kita sayangi
(My Empty Boarding School, 2003).
;rindu kemenakan
jauh sebelum rumput liar ditimbuni tanah merah di kepalamu
telah aku eja serumpun makna walau tak bersua
kita pernah berdua mengekori apa maunya abad, pun jua tersesat
saat mengejar kilat air yang coba beramah tamah di padang pasir
jauh sebelum rumput liar ditimbuni tanah merah di kepalamu
telah kau pahat sendiri
rupa nisan sehabis mengkhatamkan sunyi
‘jadilah superman.” katamu
ketika kumenangis pulang sekolah. dan kau menyanyi lagu lawas
aku terlalu kepompong untuk meraba makna yang tak bersua
Kembali Pulang
suatu malam yang gerah
aku menempatkanmu di sisi luka yang merah
tetapi lantas ada kidung di subuh tsani
kupertanyakan pada matahari
dan sejuk embun di daun
memberiku sajak-sajak mengalun
aku memindahkanmu ke sisi ingatan yang lelah
dan kemarahan yang hilang ke entah
sepanjang apa kita ukur perbedaan?
dan episode-apisode yang lalu lalang
hanyalah menegaskan kebersamaan yang hilang
pulanglah ke rumah kita
dan maafkanlah segenap cerita
yang keliru kita rangkai bersama
SETELAH 61 TAHUN PROKLAMASI KEMERDEKAAN
Ini bukanlah sebuah cerita, buncah api atau bara
atau bunyi senapan sesekali letup di dada.
Ini hanyalah deru,
entah mengapa mengabut di mata
bersama luka senja yang terlanjur luruh
setelah seharian matahari garang menghajar
kepala tua penuh uban
dan jari-jemari keriput
menenteng koyak sepasang sepatu usang
telah torehkan jejak langkah
SEPASANG MAUT
kami dikejar kejar bayangan laut yang menyimpan maut
setiap sudut ruang dan kegelapan
menyisakan takut dan rasa kalut
di mana peristirahatan paling nyaman
jika kamar begitu menakutkan?
kami yang suatu pagi dibangunkan gemetar bumi
tak hendak menjadi saksi
karena inci demi inci tubuh kami mulai mati
oleh haru dan rasa nyeri
waktu beringsut
menyeret kami pada putaran yang itu-itu juga
;bau mayat dan barisan panjang pusara
Kanak-Kanak Di Hati Kita
Adakah pernah terlintas dalam benakmu
untuk membuat sebuah percakapan dengan anak-anak,
tentang apa yang mereka inginkan;
membuat perahu dari sebilah bambu
untuk kemudian dilayarkan ke laut lepas
atau merangkai sebuah layang-layang dari kertas
untuk kemudian diterbangkan ke langit luas?
Karena anak-anak bukan sekedar milik sang ibu,
bukan pula sekedar milik sang ayah,
mereka terlebih adalah milik diri mereka sendiri.
Gemerlap cahaya berwarna-warni
yang memenuhi taman di hati kita
yang melambungkan harapan di benak kita.
Karena bagi mereka hanya ada satu keceriaan
yang tak lain adalah surga, gemericik mata air
yang tiada henti menguyurkan kesegaran,
kepolosan salju yang putih metah
memenuhi lanskap di dalam penglihatan kita.
Mereka adalah detak yang berpacu
di dalam jantung, deru di dada kita
karena mereka adalah anak panah
yang terentang kencang di dalam busur sang waktu.
Hanya Sebuah Refleksi Sejarah
Adakah telah kau tafsir sejarah sejak bertahun silam? Sunyi yang menyusun dirinya dari gema lonceng gereja, suara bedug Masjid, tajam perih kerikil, bulu-bulu yang gugur dari sayap burung gagak dan bau sampah yang membusuk? Siapakah manusia yang masih sanggup mengingat warna kelabu dari wajah sejarah negerinya yang tercabik? Selain pantulan kaca retak yang menempel di pintu-pintu hati rakyat, gerbang istana presiden yang masih megah berdiri, batu-batu berlumut di gedung perwakilan rakyat, serta darah merah yang mengalir dari sebutir peluru? Rangkaian kisah reformasi, masih serupa rahasia. Sebab sejarah telah lama menutup dirinya di dalam kepalan tangan dan sebatang palu besi. Siapa sesungguhnya manusia yang mampu mengurai kebekuannya?
Diskusi
22 pekan 10 jam lalu
22 pekan 10 jam lalu
24 pekan 6 hari lalu
24 pekan 6 hari lalu
30 pekan 6 hari lalu
34 pekan 1 hari lalu
34 pekan 6 hari lalu
36 pekan 4 hari lalu
38 pekan 1 hari lalu
40 pekan 3 hari lalu