salahkah jika ku piih sastrawan sastra karena aku orang desa

/

aku orang desa, adakah kesempatan ku untuk menjadi seorang sastrawan ?
sering kali aku diolok-olok temen sekelasku, bahkan aku dikatan sudah gila karena aku bercita-cita ingin jadi sastrawan ?
"mimpi kali ye jadi sastrawan '" kata-kata itu sering kali terluncur dari lidah mereka.
lantas aku harus bagaimana, benarkah cita-citaku itu hanya mimpi belaka ?