Langit Runtuhlah Saja

kenapa langit secerah ini?
tak malu dengan takdirku yang penuh kubangan
bukankah seharusnya hujan
jika padaku ada air mata

kenapa langit secerah ini?
padahal aku begitu berduka
mengapa petir tak jua menasehati
bahwa alam tlah salah karena diam saja

kenapa langit secerah ini?
kalau begitu langit runtuhlah saja

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>