demi tidurmu yang lelapwalau mentari membenci gelaprela berbagi kepada malamyang membawa cahaya hitam
Demi setiap mimpi, Tak pernah gelap dibenci, dibenci mentari, karena mereka selalu bersama, bagaikan kepingan logamku yang terakhir.
Demi angin yang bergerak Memburu arah berputar bergolak tak pernah berhenti saat perih mata menyambut pagi
NAME
EMAIL
Website URL
NOTE - You can use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Demi setiap mimpi,
Tak pernah gelap dibenci,
dibenci mentari,
karena mereka selalu bersama,
bagaikan kepingan logamku yang terakhir.
Demi angin yang bergerak
Memburu arah berputar bergolak
tak pernah berhenti saat perih mata menyambut pagi