Monthly Archives: Desember 2006

Di Balik Dinding ( IV )

Sang penunggu dimulut dinding,

bersaksi enggan dibalik suara-suara.

Menanti langkah waktu,

yang turut melenyapkannya.

Tidak untuk saat ini!

Dan sang penunggu itu,

akan hilang terpagut ajal terasah.

2006, Leonowens SP    

Dibalik Dinding ( I )

Dibalik dinding itu,

ada ajal tersembunyi!

Bersama detak jantung

jam yang melekat di dinding.

Melelehkan waktu yang berjalan,

tanpa menoleh sesiapa ditinggalkan.

Dibalik dinding itu,

suara-suara melenguh

bak kerbau tercucuk kuat.

Tiada berdaya mengepal takdir.

2006, Leonowens SP  

Ketika Ku Kenang Ibuku

Ibu……………………………..
Mengenangmu adalah membuka lembaran terindah hidupku
Dalam keteduhan damai hatimu, dalam kelembutan belai tanganmu
Sinar matamu yang sejuk, selalu berhasil menyiram bara jiwaku
Sapaanmu yang syahdu ,selalu  menentramkan gejolak resah hatiku
 

Ibu…………………………
Padamu kuselalu berteduh ketika panas membakar dijalan hidupku
Dalam naungan kasihmu kedamaian menyelimuti sekujur tubuh kalbuku
Kau bagaikan pohon pengayom yang hadir disepanjang lintasan jalanku
Dan ketika lelah mendera, dahaga kering menerpa, Kau sudah ada disana

Menghadirkan kesejukan

Menyiramkan kedamaian

Membangkitkan lagi harapan
 

Ibu……………………………
Ketegaran mu menjalani takdirmu, sungguh tiada akan ada tandingan
Ketika kau menaungi, kau tadah seluruh panas,dan bagiku kau tebarkan kesejukan
Ketika kau mata air, kau tetap dalam dahaga , dan bagiku kau berikan kesegaran
Ketika  kau atasi semua keluh kesahku, tak pernah aku mendengar seucap keluh kesahmu
Kau pikul seluruh beban hidupmu dalam kepasrahan diri, demi menghidupi kami
 

Ibu ……………………………..
Padahal kamipun tahu, betapa berat beban kau pikul dibahu lembutmu itu
Kami anak anak ibu semakin memahami,betapa tegar hatimu, betapa kokoh dirimu
Dalam kesendirian hidupmu kau bagikan kasih sayangmu , mengalir tiada henti
Masih kudengar rapal doamu,  yang kadang lupa meminta untuk dirimu.
Karena seluruh ucap doamu kau pintakan bagi keberkahan kami , untuk bahagia kami

Sungguh ingin ku menjerit ketika kini kusadar kasihmu tiada bertepi
 

Ibu……………
Mengenangmu adalah membaca ketauladan sejati  ,dari kesucian hati
Yang memberi tak pernah mengingat pamrih,mengasihi tanpa meminta balasan
Tiada tempat yang pantas bagimu wahai ibuku, selain Syurga abadi Bertabur Rakmat Illahi
Bertahtalah Ratu hidupku,dikerajaan sucimu,dalam limpahan RidhoNYA
Bahagialah kau disana ,petiklah  buah pahala, tanamanmu ketika hidup dunia
 

Ya Allah Illahi Robbi……..Bahagiakanlah Ibuku dialam kuburnya itu
Ampuni semua dosanya, dan Limpahkanlah RakhmatMU,
Kami tak sempat membahagiakannya, karena KAU telah memanggilnya
Terimalah doa kami untuk Ibuku tercinta,Muliakanlah dia berikan tempat terhormat

Berikan juga balasan

Atas segala perjuangan hidupnya,Demi menghidupi kami
Atas ketulusan hatinya
Atas ketegaran jiwanya
Atas  kebesaran kasih sayangnya
Atas ketaqwaan dirinya
Atas kesucian  kalbunya
 

Amin Ya Rabbil Allamin…
 
 

Jakarta 22-12-2006
Putra Nusantara
Bd dalam linangan air mata kerinduan

 

Holy Pinky

 
One year ago when the first time we meet each other

 
Nothing words and nothing sentences from my mouth

 
You are the one, who none can be you if not you

 
So natural so unpredictable

 
You go when all of us want to see you are smiling

 
Then you come when all of us are give up to invite you

 
Yesterday is gone and tomorrow is still in the God’s hand

 
We are really honor to welcome you

 
Being a part of this community, being a part of our story

 
Pinky changes sadness into happiness

 
Pinky makes darknees so shines

 
Pinky will always tune on our hearts

 
If you realise, all of people need another people, then why should you let pinky so colourly but lonely, no, company that pinky with your red, with your green, white, black, blue and all colour that you got, cause it’s a mercy, one thing that you can’t deny

 
Oh pinky I have nothing to give you,,,thank you for your everything

 
Come on tell me….who could be so pinky if not u

 
So please answer me, who is the most pink?

 
Today we left much stories behind us

 
From this moment life has begin

 
From this moment I want you to be happy everytime as you happy as tonight

 
Let pinky blossom today and forever

 
This wild world sometime make us don’t remember another

 
Only think that we are the one, we are the wonderful one..

 
Because of you too pinky we always have an inspiration

 
Just like this poem, just like this poetry I made

 
I know that all of you know, who is that pinky

 
A holy pinky,,,,happy birthday may Allah bless you always

 
040105

 

Di Peta Ibuku

mohon komentar

di peta ibuku, merentang ladang luas

tempat ibu dan sepi menanam air mata

 

di setiap pagi yang dingin dan

buta, ibuku menjelajah di

galur-galur petanya sendiri

memetik bulir-bulir air mata

yang ranum, kemudianmenuangkan-

nya dalam gelas kopi bapakku.

 

dan saat matahari dengan malas mulai

belajar melihat, ibuku menyiangi ladangnya

membawa sekantong SPP dan

sebakul rekening listrik

"agar air mata semakin subur

dan gemuk, agar masih ada

yang bisa dimakan senyap

saat senja menggantung nanti

sambil menonton infotainment

di tetangga sebelah" katanya

selalu.

 

di peta ibuku, air mata jatuh

seperti hujan. membawa angka,

gambar, warna dan huruf

pergi, entah kemana.

 

di peta ibuku, hanya ada

kertas yang melompong

dan sepi yang pingsan

setelah berkelahi dengan puisi