Teras

: pakcik ahmad

teras
kata seorang teman yang penyair
adalah tempat menghisap rokok
menyapa malam

dari teras
langit diam menantang
kita berkaca
seberapa luas kita memandang
seberapa keras kita berjuang
seberapa tegar kita menghadang

teras
begitu katanya lagi
sambil menyambar gelas kopi
tak ubahnya telaga sunyi
kita berbicara dengan diri sendiri
entah merenungi hari demi hari
entah menyesali kepedihan hati

dari teras
kita juga menggali diri sendiri
bahwa tak ada arti merajut mimpi
jika tak mau menguak seribu misteri
jika tak sudi membentur besi

lbbulus, maret 06

Puisi “Teras” karya Johannes Sugianto

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>