Jejak-jejak merintih
oh… bagaikan berbahasa
mengurai kenangan masa lalu
Oktober 2006, Leonowens SP
Dan lautan… ketika kau berdiri, menyentuh
bibir rahim kehidupan, dimanakah kenanganmu
tersimpan untuknya? mengayuh semarak romansa
dan impian, pergumulanmu nyata, bangkitkan
kemegahan hatimu, ya! kau kenyam duri
kisahmu, tiada kau berpaling merajam
nona, kuterima guratan kisahmu!
menyatu di rapalan hatiku…
Oktober 2006, Leonowens SP
Oh, penantian… menggoda keraguan, berkemas rasa
jauh terpisahkan pegunungan dan lautan, kesetiaan
‘kan menguji ketegaran, kuterima kenyataan
menahan hujatanku, melentikkan takdir
dan melumuri kerinduan, terjawab
peluh melukis bahasa hati, tinta-tinta
bercucur, senandungkan kertas kehidupan…
Oktober 2006, Leonowens SP
Bagai penaklukkan… digulung samudera
empaskan bahasa di karang terjal, bersemak
keangkuhan, melangkahkan mimpi keagungan
nan fana… namun, kukenyam lembut mimpimu
yang kau percikkan di selubung rasaku, bersambut
nyata menatap cakrawala cinta, ragu rintihkan waktu
menjelang air memantulkan rembulan, kian kuberharap!
Oktober 2006, Leonowens SP
Berpangku alam… jadikan kebajikanmu, mengukir
detak waktu, mengarung tegar di nafas curam
kisahmu, oh… takjubkanku! untuk helai
sentuhan sejatimu, tertoreh di lembar
awan impian, luruh hasrat kian meronta
menggapai wajahmu, tiada terpetik olehku…
penantian membisu, indah berpeluk kokoh hatimu
Oktober 2006, Leonowens SP