Dengar anakku

Di luar hujan …anakku
keluarlah dari kamar tidurmu
pandang tanah basah itu
cium aroma cakrawala berhias kabut itu
lepaslah baju lalu biarkan air alam itu peluk tubuhmu
mintalah petunjuk darinya
karena dia membawa kabar tentang perjalanan hidup
buka telinga pengertianmu kepada si musyafir sejati
yang telah mengarungi jagat raya
sebelum mensucikan kulitmu
Dia anakku wahai sang hujan
dia darah dagingku wahai sang kesucian
ajari dia cara taklukan jaman
ajari dia apa yang tak kau ajarkan kepadaku
sampaikan kebenaran tentang kebohongan
yang tersembunyi di dasar kejujuran
sampaikan tentang ketidakadaan ketidakmungkinan
sampaikan tentang kekeliruan sang pengembara
yang kini duduk tepekur di teras rumahnya
yang kini berbicara kepadamu
yang terlalu sombong tak dengarkan
cerita pengalaman perjalananmu

One thought on “Dengar anakku

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>