Maharaja Disastra

Buku kumpulan puisi "Maharaja Disastra" merupakan jalan pintas mengenal penyair-penyair dari tanah Bumi Rafflesia. Selain penyair, puisi-puisi juga disumbangkan dari para petinggi provinsi Bengkulu. Strategi melibatkan pemerintah daerah dalam proyek sastra seringkali dicurigai sebagai usaha kepentingan politis sesaat. Akan tetapi mengingat rendahnya terbitan-terbitan penyair di daerah maka mekanisme semacam ini menjadi jalan keluar yang cukup baik dengan syarat kualitas yang baik dari puisi-puisi yang ada di dalamnya.


Maharaja Disastra

Penerbit Ombak dan Taman Budaya Bengkulu
Cetakan I, April 2006
128 Halaman

salah satu puisi dari antologi:

IntrosPeksi (Di Depan Cermin)
oleh Choirul Muslim

Di depan cermin kupoles umurku dengan kerut merut
Di dalam cermin itu kulihat api lilin yang tersulut
Kini kian redup, hampa,
tinggal sejemput

Rinduku terasa tak terkira pada siapa kesebut
Mimpi kini
Bagai isi durian memergok duka Kekasih tengah menjalin mimpi
Disitu duta setiamu menanti pada embun yang menempel kaca
Meresap bisikannya: "perjalanan kita masih jauh" katanya.

Yang justru menghapus kerut merut polesan cermin
Sehingga kita tampak selalu muda
Akupun hanya menurut jemputan Meski tak ku tahu hendak kemana
Sampai kini aku masih bertanya

Minggu, 03 April 2005

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>