Air liur mengalir di pantai Bangsaen
menunggu sunset
sambil menyantap semilir angin
dan semangkok harapan
Dik, aku sudah datang
ketempat yang kau janjikan itu
tapi bayangan dan aromamu
belum juga terendus datang
Kini cuaca gemetar
berjuta-juta tarikan nafas pun telah kuselesaikan
kau tak jua datang menghantar harapan
kini akupun gemetar
akhirnya, di pantai ini
kupinang sunset
dan di laut luas kami bersenggama ketat
buih ombak putih, hati putih
kita berlayar dalam birahi yang putih
Kamu menguap?
Bangsaen 06.12.05
0 Komentar