Membincang Telimpuh Hasan Aspahani

telimpuh - hasan aspahani Membaca puisi-puisi dalam Telimpuh, kumpulan puisi kedua Hasan Aspahani, ibarat menyimak percakapan yang digambar dengan berbagai teknik dan dipulas dengan warna-warna yang melimpah. Tengok saja:

”Lupakan aku,” ujarmu dengan suara pipih dan lembab
di bingkai pertama, balon percakapan
itu tiba-tiba pecah dan menjelma kabut,
juga dingin dan kata-kata di dalamnya
jadi percik rintik.

Aku menggambar payung untukmu,
tapi kau menolak dan meminta aku memelukmu:
”Biarkan aku basah dan hilang dalam sejarah ingatanmu.” Lanjutkan membaca

GOENAWAN MOHAMAD: SAYA TAK BISA JADI ATHEIS

Goenawan Mohamad

Bicara dengan Goenawan Mohamad selalu menarik. Penyair, esais, dan salah seorang pendiri kelompok Tempo ini terlibat aktif melawan rezim Soeharto di senjakala Orde Baru pada akhir 1990-an. Belakangan, ia cukup mengejutkan dengan buku kecilnya, Tuhan & Hal-hal Yang Tak Selesai, 99 percikan permenungan yang bersumbu pada soal-soal keagamaan. Ia juga kritis terhadap kaum Atheis “fiundamentalis” yang sedang laris saat ini, seperti Richard Dawkins, Sam Harris, Christoper Hitchens. “Saya terutama mengkritik kepongahan mereka,” katanya. Pada Jumat sore, 25 Januari 2008, redaktur Madina Ihsan Ali-Fauzi dan Hikmat Darmawan bercakap-cakap dengan Goenawan Mohamad di Bakoel Coffie Cikini, tentang Tuhan para penyair, Rumi, perang agama, dan Reformasi yang tak menjanjikan apa-apa. Berikut, ringkasan percakapan itu (versi lengkapnya, bisa diakses di situs Madina.com). Lanjutkan membaca

Asep Sambodja

Asep SambodjaAsep Sambodja lahir di Solo, 15 September 1967. Lulus dari Program Studi Indonesia Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) Depok pada 1993, dengan skripsi berjudul Pariksit, Interlude, dan Asmaradana: Telaah Isi Sajak-sajak Goenawan Mohamad. Ia pernah bekerja sebagai wartawan di tabloid Bintang Indonesia (1990-1994), Majalah Berita Mingguan Sinar (1995-1997), Majalah Ummat (1997-1998), tabloid Madani, media online Satunet.com (1999-2001), Otogenik.com, Majalah Fokus Indonesia (2002-2003), dan majalah sastra Imajio. Sejak 2005, ia menjadi dosen di almamaternya, Program Studi Indonesia FIB UI. Lanjutkan membaca

Lokakarya Sastra dan Musikalisasi Puisi

MUSISI balada Ferry Curtis saat memberikan paparan pada Workshop (lokakarya) Sastra “Musikalisasi Puisi”, bertempat di Galeri Teh Dago (Tea House), Balai Pengelolaan Taman Budaya Jawa Barat, Jln Bukit Dago Selatan No. 53 A Bandung, Jumat (25/10/2013).

BANDUNG, (PRLM).- Keberadaan seni musik pada hakikatnya tidak dapat dipisahkan dari sastra. Perpaduan karya musik dengan sastra-puisi yang “berbicara” dalam perkembangan musik populer lazimnya disebut Balada.
Lanjutkan membaca

10 Puisi Binoto Hutabalian

Binoto Hutabalian (Binoto H Balian) lahir 13 Juli 1979 di Pardomuannauli Desa Harian Pulau Samosir – Sumatera Utara. Menulis sejak duduk di bangku SMA entah hingga kapan. Menulis Puisi, Cerpen, Cerbung, Opini dan Esai sastra di berbagai media seperti: Majalah Sastra Horison, Majalah Budaya Sagang, Harian Umum Riau Pos, Harian Batam Pos, Harian Riau Mandiri, Harian Global, Harian Medan Bisnis, Harian Analisa, Harian Waspada, Harian Lampung Pos dll.

Sepuluh puisi yang terangkum dalam koleksi Puitika.Net kali ini adalah Kalender Tanpa Berahi; Seikat Doa, dan Pulau Biru; Kibas Purnama di Pesisir Parbaba; Perempuan Penjaga Dermaga; Sarang Para Malaikat; Terowongan Sunyi; Semburat Mu Di Pulauku; Pulang; Sebatang Rokok; serta Replika Air Mata.

Binoto Hutabalian.pdf

Ruang Puisi Ruang Hati Ruang Sunyi

Puisi – Hati – Sunyi adalah benang merah blog Nanang Suryadi, seorang penyair yang berdomisili di Kota Malang. Nanang Suryadi sendiri sebenarnya bukan pemain baru di dunia maya selaku pemilik blog yang memiliki kekhususan pada puisi. Terhitung sejak tahun 2002 sampai dengan Desember 2007 sudah 229 posting puisi yang dihasilkan. Selain aktif menulis di blog pribadinya , Nanang Suryadi sudah menerbitkan antologi puisinya yang berjudul “Telah Dialamatkan Kepadamu” tahun 2001 . Puisi-puisinya juga tersebar di antologi bersama serta media cetak lokal maupun nasional
Lanjutkan membaca